Jenis Ras Kucing Maine Coon

Mengenal dan Mengetahui Ciri-Ciri Kucing Maine Coon serta Cara Merawatnya





Kucing merupakan hewan peliharaan yang digemari banyak orang. Identik dengan sifatnya yang manja membuat hewan peliharaan yang satu ini menjadi semakin lucu dan menggemaskan. Tidak heran jika banyak orang yang memilih hewan peliharaan yang satu ini sebagai teman dirumahKucing maine coon juga dipercaya sebagai nenek moyang kucing Norwegian Forest dan kucing anggora.

Sebagai hewan peliharaan, kucing memiliki berbagai macam jenis. Salah satu yang populer dan cukup banyak diminati adalah kucing maine coon. Kucing maine coon merupakan salah satu jenis kucing persia dengan spesies terbesar di dunia. Tidak heran apabila kucing maine coon sering dijuluki sebagai kucing raksasa atau giant cat.


Tidak hanya ukuran tubuhnya yang besar, terdapat beberapa hal karakteristik kucing maine coon yang juga sangat menarik. Mulai dari bentuk wajah yang menyerupai seperti sianga, bulu yang sangat lebat, hingga ekornya yang begitu panjang. Bagi kalian para penggemar hewan peliharaan kucing dengan bulu yang lebat serta tubuh yang besar, tentu kalian akan menyukai jenis kucing yang satu ini.
Meskipun kucing ini memiliki banyak sifat unik dan menarik, kucing Maine Coon membutuhkan perawatan yang berbeda dari jenis kucing lainnya. Salah satunya adalah kalian perlu memberikan makanan dengan nilai gizi tinggi untuk memenuhi kebutuhan energinya yang tinggi. Makanan ini harus mencakup beberapa komponen lain seperti protein, karbohidrat, asam lemak, asam amino, mineral dan vitamin.

Berikut adalah hal-hal yang perlu anda ketahui dan pahami mengenai kucing maine coon.

Asal Usul Kucing Maine Coon 

Dikatan bahwa asal usul kucing maine coon pertama kalinya dibawa oleh bangsa viking ke Amerika Utara sebelum Columbus melakukan pelayaran. Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa ini merupakan kucing Maria Antoinette yang memiliki bulu panjang dan dikirim ke Amerika. 

Kucing maine coon juga teregistrasi di organisasi Cat Fanciers Association (CFA) pada tahun 1908. Hingga menjadikan kucing ini cukup populer dan terkenal di Britania Raya sebelum adanya kemunculan kucing persia dan kucing siamase.

Dari berbagai refrensi yang menyebutkan asal muasal kucing maine coon, pendapat yang paling dipercaya adalah menyatakan bahwa kucing ini pertama kali ada pada tahun 1861.

kucing tersebut bernama Captain Jenks of The Horse Marines dengan bulu hitam dan putih. Lalu pada tahun 1895 terdapat kucing maine coon betina yang bernama Best Cat yang pernah mengikuti acara kucing di Madison Square Garden. 


Bentuk Tubuh 



Karakteristik pertama yang palung menonjol adalah bentuk tubuhnya yang besar dengan tinggi bisa mencapai 1 meter. Ini bisa dilihat saat kucing mulai berusia 3 bulan - 5 tahun.

Dengan postur tubuhnya yang besar, tidak heran apabila kucing ini memiliki struktur bentuk tulang kuat dan besar untuk menopang tubuhnya. Panjang kucing ini mampu mencapai 121 cm, yang diukur dari ujung kepala hingga ekor. Rata - rata kucing maine coon jantan memiliki berat sekitar 6 - 9 kg sedangkan untuk kucing maine coon berjenis kelamin betina memiliki berat badan sekitar 4 - 6 kg.

Bentuk Wajah

Ciri khusus kucing maine coon terlihat pada betuk kepalanya. Bulu pada kucing ini sangat lebat hingga membuatnya mirip dengan bulu singa, Telinga kucing ini meruncing, besar, dan berbulu lebat. Bentuk tulang pipi yang cukup lebar dan bentuk oval dengan dahi yang melengkung dan mata yang terbuka lebar.


Bulu

Keunikan kucing maine coon juga terletak pada bulunya yang begitu lebat. Ketika musim dingin bulu kucing maine coon bisa mencapai 7cm. Bulu pada kucing maine coon memiliki karakteristik bulu yang begitu tebal dan halus yang tidak mudah ditembus oleh air.

Dibandingkan dengan ras kucing lain, kucing maine coon memiliki bulu dengan warna dan motif yang beragam. Tak diherankan apabila banyak yang menyukai kucing jenis ini.


Ekor

Karakteristik kucing maine coon juga terletak pada bulu dan bentuk ekornya yang panjang. Bukan hanya panjang, Selain itu, ekor maine coon juga ditumbuhi bulu yang lebat, panjang, dan mekar seperti kemoceng. Ini juga menjadi salah satu karakteristik yang membuat tampilan kucing maine coon begitu menarik dan banyak diminati.

Sifat Kucing Maine Coon 

Sifat kucing jenis ini pun cukup banyak digemari oleh sebagian orang. Karakternya yang ramah dan menggemaskan menjadi salah satu daya tarik untuk memelihara kucing ini. Kucing maine coon dikenal sebagai kucing dengan karakter yang aktif dan lincah. Hal ini dapat dilihat dari kebiasaannya yang lebih sering berada di luar kandang daripada di dalam kandangnya. Selain itu, kucing ini juga tidak takut air sehingga Anda mungkin menemui kucing maine coon yang hobi bermain air. 

Di samping sifatnya yang lincah dan aktif, kucing maine coon memiliki sifat mandiri jika dibandingkan dengan jenis kucing lain. Sifat ini menjadi salah satu kelebihan tersendiri yang tidak dimiliki oleh jenis kucing lain.

Cara Merawat Kucing Maine Coon





Selain perawakan kucing maine coon yang berbeda dari yang lain.  Anda perlu mengetahui bagaimana cara merawat kucing bertubuh besar ini dengan baik. Dalam hal ini, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu sebagai berikut:

  • Berikan jumlah makanan yang tepat dengan nutrisi yang tepat. Karena kucing maine coon memiliki tubuh yang besar, Anda harus memperhatikan berat nutrisi protein, karbohidrat, asam lemak, asam amino, mineral, dan vitamin. Ada beberapa makanan khusus kucing Maine Coon di pasaran yang bisa Anda pilih. Jika anda memiliki kucing Maine Coon kecil, anda harus memberinya 30% hingga 45% protein untuk meningkatkan pertumbuhannya. Dibandingkan kucing dewasa bisa mendapatkan 26% hingga 40% protein.
  • Sisir bulu kucing secara teratur setiap hari, untuk membantu menghilangkan bulu yang sudah mati. Menyikat secara teratur juga dapat meningkatkan sirkulasi darah dan merilekskan tubuh kucing.
  • Mandikan kucing setiap minggunya. kalian juga bisa menggunakan sampo yang khusus dibuat untuk kucing agar bulunya tetap lembut. Kalian juga bisa menyediakan vitamin klhusus untuk bulu kucing untuk mendorong pertumbuhannya.
  • Bersihkan kandang seminggu sekali untuk menjaga terhindarnya kucing dari virus dan tungau, serta usahakan untuk meletakkan kandang di tempat yang kering agar menghindari pertumbuhan jamur apabila diletakkan di daerah lembap.
  • Bersihkan bak kotoran kucing secara rutin tiap harinya. kalian juga dapat membersihkan bak kotoran setelah kucing buang air agar pasir tidak mudah bau. Selain itu, kalian juga harus rutin membersihkan dan menjemur pasir agar kondisinya tetap kering dan bersih.
  • Berikan vaksinasi untuk tetap menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh kucing. Kucing maine coon sudah bisa divaksin sejak berusia 8 minggu, karena pada usia ini sistem kekebalan tubuhnya masih lemah.
  • Lakukan cek kesehatan berkala pada dokter hewan untuk mengetahui apabila kondisi kucing sedang tidak sehat. Kalian bisa memilih cek kesehatan setiap bulan maupun tahunan. Tentu ini dapat disesuaikan dengan waktu dan biaya yang dimiliki.

Komentar